Sabtu, 07 Agustus 2021

HAKIKAT SABAR



Sabar adalah sikap menahan hawa nafsu atau keinginan, Serta bertahan dan tidak mengeluh dalam menghadapi situasi yang sulit. 

Salah satu dalil tentang kesabaran menurut Islam adalah dalam Qur’an, Allah Berfirman: “Bersabarlah kalian. Sungguh Allah bersama orang-orang yang sabar.”

Sabar itu termasuk bentuk kemampuan mengendalikan diri sebagai sikap yang mempunyai nilai tinggi dan mencerminkan kekokohan jiwa yang dimiliki seseorang.

Sabar di bagi menjadi 3 :

• Sabar dalam menghadapi ujian dan cobaan dari Allah

• Sabar dalam meninggalkan kemaksiatan

• Dan Sabar dalam ketaatan kepada Allah

Sabar dalam menghadapi cobaan itu hukumnya wajib. dan orang yang bersabar akan hal itu akan mendapatkan ganjaran dari Allah. 

Seperti sabda Rasulullah Saw dalam sebuah hadits yang berbunyi :

“Aisyah ra bertanya kepada Rasulullah Saw. Tentang hal wabah taun, maka di beritahu oleh Rasulullah Saw. Bahwa wabah taun ialah satu bentuk siksa Allah yang dikirimkan kepada siapa saja yang di kehendakinya, tetapi Allah menjadikannya Rahmat bagi para hambanya yang beriman. Maka seorang mukmin yang berada di daerah yang di jangkiti wabah itu jika sabar dan ikhlas karna dia mengerti tidak akan terkena wabah itu kecuali kalau memang sudah ditakdirkan Allah baginya, maka Allah akan mencatat baginya sebagai ganjaran seperti pahala orang yang mati syahid”. (HR Bukhari)

Sebagai seorang mukmin, kita memang diperintah untuk bersabar menghadapi segala bentuk ujian. Namun kita tidak boleh salah paham. Kita diperintah untuk bersabar oleh allah bukan berarti kita memperlemah diri kita. Tapi agar kita ingat bahwa kita punya Allah.

Imam Muhammad mutawalli asy-sya'rawi dalam tafsirnya, halaman 4728 menafsirkan surat Al-anfal ayat 46 :

گا الولد الصغير، إذا مشى في الشارع وحده قد يتعدى عليه الأولاد اللآخرون. ولكن إذا گان يسير مع أبيه لا يقترب منه أحد. فما بالك بالإنسان الذي هو مع ربه.

“Seperti anak kecil, apabila berjalan sendirian, boleh jadi diganggu oleh anak-anak yang lain. Tapi, bila ia berjalan bersama ayahnya, tidak seorangpun mendekatinya. Lalu, bagaimana menurutmu? Jika seseorang bersama Tuhannya?” .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

RAMADHAN IN CAMPUS YPSI MAMBA'UL MA'ARIF 2022

 [RAMADHAN IN CAMPUS 2022]     Pondok Ramadhan merupakan agenda tahunan kami sejak berdirinya madrasah Mambaul Ma'arif di tahun 1996, ka...